Kenali Pasangan Melalui Bahasa Cinta
Merasa tidak
dihargai, tidak dipahami, tidak dianggap atau perasaan lainnya yang seolah berjuang
dan memberikan yang terbaik hanyalah diri sendiri. Apa pernah merasakannya?
Cinta bisa diartikan dengan kebutuhan individu dan dalam menunjukannya sangat beragam, seperti ada yang mengutamakan kata-kata romantis atau tidak membutuhkan kata-kata melainkan action better than of words. Kalo kamu sendiri team yang mana nih?
Saat kita mengetahui caranya kita akan mudah mengatasinya, begitu katanya. Ya, dengan memahami bahasa cinta kita dapat memperkuat hubungan dengan mereka yang kita sayangi. Bisa jadi, salah satu penyebab persaan tidak nyaman dan perbedatan kita selama ini adalah karena kita memberi yang tidak pada tempatnya. Saya teringat satu pesan, kira-kira seperti ini bunyinya
Pastinya ga ada hubungan yang selalu mulus ya, sama orang tua kita sendiripun ada bagian ga sependapatnya, apalagi sama pasangan yang jelas 2 orang saling bertemu dengan karakter yang sudah terbentuk masing-masing. Jadi menurut ku, dari pada harus terlalu dini melabel ketidak cocokan lebih baik pertimbangkan dahulu. Karena seburuk buruknya pilihan masih bisa diperbaiki saat saling mencintai dan berniat baik, lalu setepat-tepatnya pilihan akan tetap bisa salah saat kita tidak merawatnya dalam waktu yang panjang.
Lima Bahasa Cinta
Konsep Lima Bahasa Cinta ini pertama kali diterbitkan dalam sebuah buku "The Five Love Language" pada tahun 1922 oleh seorang psikolog bernama Dr Gary Chapman. Ia mengutarakan dari pengalamannya sebagai konselor pernikahan bahwa ada lima hal yang membuat individu merasa dicintai yaitu :
1. Receving Gift (menerima hadiah)
Tipe ini pasti temen-temen udah bisa tau ya, mereka akan senang dan lebih merasa dicintai saat diberi hadiah atau kejutan. Untuk tipsnya ya ga ada selain memberi kejutan dan hadiah, karena itu yang mereka butuhkan. Tapi bisa pilih hadiah yang tepat ya, yang menunjukkan bahwa kamu memahami pasangan dan berupaya untuk mengungkapkan cinta kepadanya.
2. Acts of Service (menerima bantuan)
Ini dia pemegang motto action better than of words, buat pasangannya yang suka umbar kata-kata atau janji bisa jadi kalian di anggap ga serius sama tipe ini. Mereka akan senang jika diberikan bantuan atau apa yang dilakukan untuk meringankan tanggung jawab mereka. Bentuk bantuan berbeda sesuai kebutuhan masing-masing individu yaa, tipsnya kalo bingung kalian bisa tanya langsung ke pasangan kalian apa yang mereka butuhkan.
3. Physical Touch (mendapatkan sentuhan fisik)
Rasanya ini menjadi bentuk cinta setiap orang ya, saat kita dilahirkan dan selama dibesarkan kita bisa melihat ini dari orang tua kita sendiri. Bagaimana mereka akan memegang tangan kita, memeluk dan bahkan mengelus punggung saat kita bersedih. Mereka dengan tipe ini akan mengekspresikan perasaan cinta dan sayang dengan menggunakan sentuhan fisik. Untuk tipsnya ga perlu dikasih tau lagi dongg
4. Words of Affirmation (mendapatkan pujian)Pujian
disini bukan semata-mata hanya tentang fisik ya, untuk orang dengan tipe bahasa
cinta ini mereka akan merasa dicintai apabila mendapat kata-kata penegasan
seperti “aku cinta kamu”, “aku sayang kamu”, atau ada juga yang lebih suka ditanya
“ada yang bisa aku bantu?” dari pada harus beneran dibantu. Mereka juga akan
sangat senang kata penegasan yang disertai alasan.
5. Quality Time (menghabiskan waktu bersama-sama)
Nah siapa ni yang suka berantem kalo ga ketemu lama padahal kalo ketemu baik-baik aja? Kalo iya, bisa jadi kalian termasuk tipe bahasa cinta ini. Untuk tipe ini mereka akan memberi pasangan perhatian penuh. Artinya ga ada gangguan lain misal dari pekerjaan maupun gadget. Tipsnya ya kasih waktumu untuk kebersamaan, memperhatikan satu sama lain, berbagi cerita, mendengarkan, dan berkomunikasi.
---
Bahasa cinta ini pasti dimiliki oleh setiap orang, bisa salah satu, dua, atau bahkan semuanya. Pastinya ini berbeda-beda ya, tergantung kebutuhan masing-masing. Kalo dirasa sulit memahami, bisa bertanya langsung ke pasangan atau kita juga bisa to the point ungkapin bahasa cinta kita ke pasangan buat bantu mereka memahami. Nah kalo diri sendiri yang masih bingung sama bahasa cintanya apa, boleh ikut quiz online tes love language. Dalam prosesnya ga mudah, tapi bukan berarti mustahil untuk membentuk kualitas hubungan yang lebih baik kan?
Sumber :
Edwin Adrianta Surijah, N. P. (2020). TIGA FAKTOR BAHASA CINTA
BERDASARKAN SUMBER BUKTI EMPIRIK PADA INDIVIDU YANG TELAH MENIKAH DI BALI,
INDONESIA. JURNAL PSIKOLOGI ILMIAH, 260-284.
I Made Yudi Permana, E. A. (2020). Bahasa Cinta Perempuan:
Penelitian Fenomenologik Hal Yang Membuat Istri Merasa Dicintai. Jurnal
Ilmu Psikologi, 1-124.
Kurniawaty Yusuf, I. ,. (2020). LOVE LANGUAGES DALAM
HUBUNGAN PERSAHABATAN REMAJA. JURNAL KONVERGENSI, 201-223.
Pohan,
H. D., Hutahaean, E. S. H., Pertiwi, Y. W., & Perdini, T. A. (2021).
Physical touch and words of affirmation sebagai bahasa cinta orang tua
terhadap anak. Jurnal Psikologi, 14(2), 194-206 doi:
https://doi.org/10.35760/psi.2021.v14i2.4375

Komentar
Posting Komentar